Kolom

EKSTERNAL BERKEDOK ATAS NAMA SENIOR INTERNAL

Tidak dipungkiri begitu sulit nya organisasi eksternal masuk dalam internal kampus di fakultas Teknik. Tapi sejarah menceritakan dari dahulu sampai sekarang mulai dari ketua BEM sampai ketua pelaksanaan ospek FAKULTAS dipegang orang-orang organisasi Eksternal. KOK BISA? Yah itulah politik kampus teknik. Mereka dari awal masuk kuliah di doktrin bagaimana organisasi ekternal selalu mereka jelek-jelekkan sehingga mereka berpahaman berbudaya Anak teknik itu anti Eksternal. Padahal kenyataannya orang yang selama ini berbicara anak teknik anti eksternal justru mereka kader organisasi eksternal. Dengan liciknya mereka selalu menjauhkan adik-adiknya ke paham senioritas dimana mahasiswa tidak lagi menjadi kaum pembebasan tetapi mereka diajarkan untuk tunduk dan patuh terhadap senior. Bukankah itu menyalahi aturan sebagaimana mahasiswa? Mahasiswa adalah gerbang menuju pembebasan dimana mereka bebas berfikir berdiskusi serta berorganisasi didalam maupun luar kampus yang sudah dijelaskan dalam UUD 45.

Untuk membebaskan diri sendiri saja sulit apalagi membebaskan rakyat dari kejamnya keputusan pemerintahan yang semakin hari semakin menyiksa rakyat kecil. Bukankah mahasiswa mempunya tri Darma perguruan tinggi dan menjadi agen perubahan? Coba kalian berfikir untuk kebebasan diri kalian dan jadilah mahasiswa yang bebas bukan jadi serdadu yang selalu diperbudak senior. Bukankah kita sudah merdeka kenapa kita harus terjajah dalam pemikiran dan bergerak? coba liat kebelakang bukankah Indonesia merdeka karna kaum muda yang bersatu untuk kebebasan negri ini dari kolonial penjajah. Apa kalian lupa tragedi 1998 dimana mahasiswa bersatu dari sabang sampai maraukeĀ  meruntuhkan rezim pemerintahan soeharto pada mei 1998 (Tragedi 98), serta apa kalian lupa tragedi runtuhnya dinasti Banten pada kala itu pemerintahan banten dipimpin oleh HJ. Ratu Atut dan mahasiswa lah pelopor pergerakan tersebut. Marilah kawan buka pikiran kalian, hilangkan rasa takut kalian, mulailah berfikir dan mulailah bergerak bebas karna rakyat membutuhkan kalian sebagai wadah aspirasi suara rakyat atas kebijakan pemerintahan yang semakin hari semakin menyiksa rakyat kecil. Hilangkan sifat apatis kalian hilangkan sifat individualisme kalian waktunya mahasiswa menjadi mahasiswa sesungguhnya bukan menjadi serdadu senior.”

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close