Aspirasi Mahasiswa

Ini Tugas dan Fungsi Konselir di Jerman

Ramadhan Igandi – Tugas dan Fungsi Konselir di Jerman Konstitusi memberikan hak kepadanya untuk memilih sendiri para menteri sebagai pimpinan badan-badan pelaksana politik terpenting. Kanselir menentukan pula jumlah kementerian serta portofolio masing-masing.

Di tangan kanselir terletak kompetensi menentukan garis haluan, yaitu hak kanselir untuk menetapkan titik berat pekerjaan pemerintah secara mengikat. Sama halnya Presiden di Indonesia, Kanselir di Negara jerman juga diberi hak untuk memilih Menteri-Menteri yang akan mendukung atau membantunya dalam menjalankan Pemerintahan selama masa jabatannya.

Menteri-menteri ditunjuk untuk menyempatkan posisi sebagai tangan kanan kanselir dalam perjalanan pemerintahan Negara, maka dipandang perlu untuk kanselir menunjuk orang-orang yang dia percaya untuk menduduki posisi menteri tertentu. Tidak hanya menentukan orang-orangnya, Kanselir juga berhak menambah dan mengurangi Menteri-menteri sesuai dengan haluan Negara yang telah diranjang untuk masa kepemimpinannya.

Walaupun begitu, ada beberapa menteri-menteri yang tidak bisa diganggu gugat Karena itu bagian dari perjalanan roda kenegaraan. Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) adalah haluan negara tentang penyelenggaraan negara dalam garis-garis besar sebagai pernyataan kehendak rakyat secara menyeluruh dan terpadu. Dalam penentuan GBHO inilah tugas berat bagi kanselir karena melalui GBHO lah para menteri bisa memahami kehendak Kanselir dalam menjalankan Negara. Menteri bisa membuat Program kerja mengacu kepada GBHO yang telah ada sehingga tidak ada tumpang tindi Program kerja menteri yang satu dan menteri lainnya.

Di lain pihak kanselir federal dapat setiap saat mengajukan mosi kepercayaan kepada Bundestag untuk menguji apakah ia masih didukung sepenuhnya oleh partai-partai koalisi. Apabila kanselir kalah dalam votum kepercayaan, artinya jika sebagian dari mayoritas pemerintahan menarik dukungannya, Bundestag dapat dibubarkan. Keputusan mengenai pembubaran parlemen dan dengan demikian mengenai pemilihan umum berada di tangan presiden federal.

Sebagai alternatif, kepala negara dapat meminta kepada partai-partai yang terwakili di dalam Bundestag untuk mengusahakan pembentukan pemerintah baru. Bila dilihat dari Tugas dn Wewenang, Kanselir memiliki tugas wewenang yang tidak jauh berbeda dengan Presiden. Hanya terletak pada yang dikepalai Karena dinegara Jerman Presiden hanya sebatas symbol kepala Negara yang memang memiliki tugas tersendiri.

Maka dari itu Perdana Menteri tidak bertanggung jawab pada Presiden, akan tetapi kepada Parlemen terhadap apa yang telah dilaksanakan dalam menjalankan Pemerintahan

Comments
Loading...