Kolom

Setelah Kedaulatan Rakyat Dirongrong, Apakah Kedaulatan Mahasiswa Juga Ikut Dirongrong ?

Oleh : Samsul – Hidup Mahasiawa!! Hidup Mahasiswa!! Kemana Mahasiswa??

Munculnya Pakta Integritas yang baru-baru ini mencuat di lingkungan Kampus Uin Smh Banten menuai kontraversi kita semua sebagai Mahasiswa, khususnya yang menunggangi berbagai Organisasi eksternal. Pakta Integritas, yang kesepakatannya diperoleh lembaga secara tidak adil menimbulkan responsif yang menggeramkan kita yang mempunyai giroh tinggi berorganisasi.

Menghilangkan keterlibatan Organisasi Eksternal dikampus, sebagaimana yang tertera di dalam Pakta Integritas tersebut bagaimanapun harus kita sikapi bersama. Apalagi pelarangan menggunakan fasilitas kampus untuk digunakan sebagai ekspresi positif mahasiswa meningkatkan mutu intelektualnya harus segera disikapi dengan serius.

Belum lagi soal jam malam yang diberlakukan untuk mahasiawa terlebih lagi UKM, kegiatan yang hendak dilaksanakan nyaris tersendat akibat berlakunya aturan tersebut. Padahal, kegiatan yang dilaksanakan malam hari sudah strategis mengingat jika siang hari pelaksanaannya akan menghambat dan mengganggu KBM.

Fakta tersebut secara terselubung hendak membungkam segala bentuk kreatifitas dan nalar kritis mahasiswa dan nyaris menjadikan Kampus seperti dunia pendidikan setingkat Sekolah. Penurunan Strata pendidikan oleh lembaga yang mulai kita rasakan hari-hari ini dengan dalih menertibkan kampus dari berbagai macam ketidak elokan Eksternal pada dasarnya sedikit demi sedikit merongrong kedaulatan kita yang sedang dalam proses mengembangkan potensi diri, belajar meningkatkan integritas dan kapabilitas kita selaku mahasiswa.

Maka itu, selaku mahasiswa kita patut merasa berkeberatan atas beredarnya Pakta Integritas yang tidak sesuai dengan kesepakatan tersebut dan menolak keras karena berbagai alasan yang telah disebut dimuka. Kedaulatan Mahasiswa tidak etis kiranya diarahkan pada hal-hal yang hendak menyekutukan Mahasiswa dengan siswa. Kita harus merebut Diskursus itu dan memenangkannya kembali agar Maha kita tidak dikebiri hanya karena alasan-alasan irasional yang diutarakan oleh pihak lembaga.

Kita tidak bisa tinggal diam melihat ketidak wajaran yang kian menjadi-jadi ini. Sikap bijak yang diambil oleh kita adalah sikap terbaik untuk menyelamatkan kebebasan tiada penindasan yang secara hakiki turun temurun dari generasi ke generasi yang sudah terwariskan sejak lama.

Atas nama Mahasiswa Uin Smh Banten yang masih merindukan kampus sebagai Laboratorium Gerakan, kami mengajak seluruh elemen Masyarakat kampus untuk sama-sama menjadikan Pakta Integritas yang diperoleh secara culas itu menjadi issue bersama dan menolaknya agar disegerakan dicabut kembali poit-point yang merongrong kedaulatan kita demi kelangsungan Demokrasi kampus yang berintegritas tinggi.

Adapun point-point yang dituntut untuk dicabut sebagai berikut :
1. Soal k3 yang tertera dalam point 3 Pakta Integritas
2. Tidak membawa bendera Organisasi eksternal dengan berbagai atribut nya seperti yang tertera dalam point 6 Pakta Integritas, dan
3. Tidak bermalam di kampus seperti yang ada dalam point 9 Pakta Integritas.

Keselamatan dan kesejahteraan untuk kita semua !!!

 

( Penulis merupakan Mahasiswa UIN Banten/Aktivis Front Aksi Mahasiswa)

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close