Aspirasi Mahasiswa

Banjir Dikabupaten Pandeglang Mengganggu Warga Dalam Mencari Mata Pencaharian, Mahasiswa Singgung Pemerintah

Indokampus.com – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Sindangresmi-Pandeglang Banten Hari ini Mengganggu Aktivitas Warga, Mahasiswa singgung pemerintah ” Jumat, 10 Februari 2017.

Siska Apdarina Mahasiswa S2 UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten yang merasakan kejadian ini di Daerahnya Mengatakan “sedih rasanya kampung halaman terendam banjir besar seperti ini kejadian di tahun 2000 sekarang terulang kembali, rumah rumah hanya kelihatan atapnya saja di saat orang orang diluar sana beraktifitas dengan normal  bisa tidur dengan nyenyak, kami disini gelisah , sedih bagai mana nasib para petani…?  sawah kami yang hampir panen ahirnya gagal sedangkan mata pencaharian kami hanya sawah tapi pemerintah hanya sibuk dengan kepentingannya seperti tak punya hati nurani.

“Kami sudah tak aneh menghadapi bencana banjir yang melanda daerah kami karena biasanya banjir melanda setiap satu tahun sekali, maka harus diperhatikan, karena sangat mengganggu aktivitas warga dalam mencari mata pencaharian, pemerintah jangan diam saja, harus memiliki solusi untuk menanggulangi bencana banjir di daerah kecamatan sindangresmi kab Pandeglang Banten “ tegasnya.  Jumat, 10 Februari 2017.

Disamping itu Akibat banjir Bapak Edi Kurniadi Kesulitan Berangkat kesekolah untuk mengajar seperti biasanya karena motor yang biasa di pakai kesekolah hari ini harus didorong karena di hawatirkan mati karena terkena Air.

“ Ini adalah perjuangan besar untuk mencerdaskan anak bangsa dan menghidupi keluarga, ketika lelah menjadi lillah apapun rintangan akan dihadapi, semoga menjadi ibadah” Hilma Muflihah Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten Yang merasakan Bencana Banjir di Daerahnya Menegaskan.

Masyarakat meminta agar pemerintah segera menangani bencana banjir yang sangat mengganggu aktivitas apalagi bencana banjir di Daerah kecamatan Sindangresmi Kab. Pandeglang Banten terjadi sertiap tahun satu kali.

You might also like
Comments
Loading...