Aspirasi Mahasiswa

Buruknya PJU Kota Serang

Indokampus – (08/01) Minimnya PJU (Penerangan Jalan Umum) Jalan Tol Serang Barat – Pasar Kalodran kian menambah  masalah kenyamanan dan keamanan  pengendara dimalam hari.
“Buruknya penerangan jalan serta akses jalan yang coba ditutup merupakan sebab terjadinya banyak kecelakaan lalulintas  di Kota Serang.” ungkap Fitrotul Wahyi salah satu pengendara motor yang sering melintasi Jalan Tol Serang Barat – Pasar Kalodran, saat ditemui wartawan Indokampus.(09/13)
Ia menilai bahwa Polantas dan Dishub Kota Serang belum bekerja dengan maksimal.
“Kecelakaan truk pengangkut pasir dan pengendara motor (27/12) didepan kampus bina bangsa yang mengakibatkan satu korban luka berat merupakan salah satu bukti nyata bahwa  polantas,  dishub Kota Serang belum bekerja dengan maksimal mengawal laju lalu lintas kendaraan, padahal Kota Serang adalah pusat pemerintahan provinsi seharusnya jadi contoh bagi Kabupaten dan Kota yang lain.” sambungnya.
Berdasarkan laporan penduduk setempat dan pengendara motor yang melintas, kondisi macet pun kerap terjadi di jalan tersebut. Pasalnya, banyak kendaraan besar yang parkir disembarang tempat dan membuat warga ataupun pengendara yang ingin melintas gerah.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Upiyadi Mouslekh mengatakan, bahwa kewenangan pemasangan PJU di Banten berada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), seperti yang dikutip dari Bantenpos.co
Menurut pantauan disepanjang jalan keluar pintu Tol Serang Barat- Pasar Kalodran didapati hanya ada beberapa lampu jalan yang hidup dengan penerangan yang kecil, warga sekitar menyayangkan fasilitas yang kurang dijaga dan perhatikan oleh pemerintah dan petugas yang berwenang dikarenakan warga telah membayar 2-3℅ untuk fasilitas penerangan umum saat membeli/membayar tagihan listrik.

 

Reporter : Muhlas

You might also like
Comments
Loading...