Aspirasi Mahasiswa

Cerita Lucu Sri Mulyani Kala di Ospek, Disanksi Karna Tidak Menemukan Balon

Dihadapan ribuan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Mentri Keuangan, Sri Mulyani menceritakan pengalamanya semasa Orientasi Pengenalan atau Ospek di kampus kuning itu yang diwarnai manis dan pahit.

Dahulu, dia mengatakan sempat merasakan masa-masa orientasi mahasiswa baru (ospek) yang mana kala itu dirinya merasa jauh lebih berat ketimbang ospek masa kini.

Dahulu, Ospek menurutnya jauh lebih berat daripada ospek masa kini, dia menceritakan bahwa dia datang jauh-jauh ke Jakarta dari Semarang untuk berkuliah di kampus bergensi tersebut. Hal ini dikatakannya saat menjadi pembicara dalam Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Universitas Indonesia di Depok pada hari ini

“Apa pengalaman saya, saya masuk UI seperti Anda ini, masa orientasi yang dulu lebih kejam pasti. Tahun 81 saya baru lulus SMA. Dari Semarang, jadi orang Semarang masuk Jakarta dan menjadi outsider, orang yang bukan orang Jakarta,” katanya seperti dikutip dalam video yang diunggah dalam Facebook Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Lebih lanjut Sri Mulyani bercerita, bagaimana dia bersama mahasiswa lainnya benar-benar ditempa di kampus yang dulu masih beroperasi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Dia pun tak melupakan bagaimana beratnya masa orientasi yang kala itu dihadapinya.

“Kita digojrok, atau dalam hal ini orientasi selama 7 hari dan saya bilang benar-benar kejam karena bangun jam 5 (pagi) pulang tengah malem, disuruh cari balon warnanya abu-abu karena saya dari Fakultas Ekonomi UI. Enggak ada itu balon abu-abu,” lanjutnya.

Karna tidak berhasil mendapatkan balon warna abu-abu, Sri Mulyani mengaku diganjar hukuman. Ia mengakui hukuman yang diberikan beragam dan tentu saja tidak ada hukuman yang menyenangkan.”Dihukumnya entah lihat mayat, entah masuk comberan, dan segala macam,” ungkapnya.

Namun dibalik itu semua, dirinya belajar bagaimana bisa menikmati masa-masa sulit dengan tetap dapat menikmati hidup. Dengan jerih payahnya selama kuliah, dengan bangga, di hadapan mahasiswa, Sri Mulyani menyebut bahwa dia memperoleh IPK-nya tertinggi.

“Saya rasa saya menyenangi saja, enjoy the time. Belajar pasti, kalau enggak belajar kan enggak mungkin saya jadi IPK tertinggi waktu lulus,” tandasnya disambut dengan tepuk tangan para mahasiswa yang hadir.

(Ade/indokampuscom)

You might also like
Comments
Loading...