Aspirasi Mahasiswa

Dinilai Tidak Transparan, Rektorat Untirta di Grudug Mahasiswa

Rabu 10 Mei 2017, Indokampus.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), melakukan aksi di depan gedung Rektorat. Aksi yang di hadiri oleh seluruh pengurus dan anggota organisasi internal kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), baik dari BEM Universitas, BEM Fakultas, MPM Universitas, DPM Universitas, dan DPM Fakultas tersebut menuntut pihak Rektorat untuk mengadakan Evaluasi 4 Tahun pelaksanaan UKT, Wujudkan Transparansi Anggaran, Informasi dan Kebijakan, Hapus segala bentuk praktek pungli di lingkungan kampus Untirta, dan Optimalisasi sarana dan prasarana Kampus Untirta.

Aksi yang awalnya berjalan dengan tertib berubah chaos setelah pihak keamanan kampus melarang masa aksi melakukan pembakaran ban bekas di depan gedung rektorat. Hingga akhirnya terjadi baku hantam antara pihak keamanan dan massa aksi. Setelah kondisi mulai kondusif, mahasiswa kembali melanjutkan aksinya dan menuntut Rektor Untirta untuk bisa menemui masa aksi untuk bisa menerima aspirasi-aspirasi yang mereka sampaikan. Tetapi Rektor tidak bisa menemui masa aksi dan hanya di wakili oleh Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III.

Kurnia Nugraha, selaku Wakil Rektor III menyampaikan di depan masa aksi, dia sangat mengapresiasi apa yang menjadi tuntutan Mahasiswa. “Kita dari pihak Rektorat akan mencoba untuk mengakomodir seluruh tuntutan mahasiswa dan saya menyepakati tidak akan ada lagi kenaikan UKT dan nanti akan kami lakukan penggolongan UKT ulang, WIFI mulai bulan juni geratis, pembuatan kartu perpustakakaan geratis, untuk LSP itu sifatnya infak dan tidak ada paksaan jikalau ada pungutan-pungutan liar, silahkan laporan ke kami, kami siap menegur dan menindak tegas,” Ujarnya di depan masa aksi.

Diakhir aksinya mahasiswa menyampaikan sikap dan membacakan nota kesepemahaman antara mahasiswa dan pihak rektorat yang langsung di sampaikan oleh presiden Mahasiswa Untirta, Refki.

“Saya akan mebacakan nota kesepemahaman bahwa akan ada penggolongan UKT ulang, penindak lanjutan tentang pungli, adanya WIFI geratis dalam satu bulan kedepan, adanya transparansi Anggaran, informasi dan kebijakan serta optimalisasi sarana dan prasarana kampus. jika nota kesepemahaman ini tidak di tindak lanjuti kami akan bertindak secara hukum karena telah di tanda tangani oleh pihak Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III,” Ancam Refki selaku Presma Untirta.

kontributor : Iswanto

Comments
Loading...