Aspirasi Mahasiswa

Kotak Peduli Seni Menuju Hari HIV/AIDS

Rabu 09 November 2016 – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi front aksi mahasiswa (FAM) Cilegon, melakukan pengalangan dana sepanjang lampu merah damkar sampai depan kampus fakultas teknik untirta Cilegon. Adapun penggalangan dana ini dilakukan, untuk memperingati hari peduli HIV/AIDS pada tanggal 1 Desember 2016 yang merupakan hari AIDS se dunia.

Bentuk penggalangan dana oleh FAM Cilegon, menggunakan kotak hitam bertuliskan “Kotak peduli seni menuju 01-04 Desember hari HIV/AIDS Se-dunia. “Iya mulai dari hari ini sampai tanggal 1 Desember kita akan melakukan penggalangan dana untuk hari peduli HIV/AIDS Se-Dunia.” ujar salah satu kader FAM Cilegon yang mengikuti penggalangan dana tersebut. Dalam penggalangan tersebut, secara tidak langsung masyarakat yang menyisihkan rezeki nya itu, ikut berpartisipasi dalam acara hari peduli HIV/AIDS Se-dunia ini.

Menurut Abdurrosyid, mahasiswa jurusan Teknik mesin Fakultas Teknik Untirta, selaku presidium FAM Cilegon, sekaligus ketua pelaksana hari peduli HIV/AIDS se-dunia, mengajak masyarakat untuk mengikuti hari peduli HIV/AIDS pada tanggal 1 Desember 2016 mendatang. “Kita dari front aksi mahasiswa Cilegon, bersama komunitas penyanyi jalanan kota Cilegon (KPJ) dan kawan-kawan Front Aksi Mahasiswa yang ada di kampus se-Banten yang tergabung dalam Gerakan muda peduli HIV/AIDS (GEMPHA), mengajak kepada masyarakat untuk andil dalam acara ini. Ini acara kita bersama, mengingatkan kepada masyarakat luas, bahwa masih ada sekumpulan orang yang peduli akan bahayanya penyakit yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya ini,”ujar Abdurrosyid ditemui usai pengalangan dana berakhir, sore tadi.

Selain itu, Abdurrosyid menjelaskan, agenda di hari peduli HIV/AIDS mendatang, bersama kawan-kawan yang lain akan mengadakan berbagai kegiatan kampanye sosialisasi hari AIDS se-dunia se-Banten yang dikemas dalam pasukan pita merah, sosialisasi HIV/AIDS dengan kesenian, konser amal, mobile VTC ( chek HIV AIDS), tebar brosur hiv aids dan pita, dan yang terpentin bhakti sosial pemberian susu ODHA kepada para balita yang terindikasi terkena HIV /AIDS karna korban sebenarnya adalah mereka yang belum tau apa-apa.”Gerakan Muda peduli HIV/AIDS ini tanpa badan hukum. Kami hanya berinisiatif membuat suatu gerakan sosial, untuk membuktikan bahwa dari jalanan mereka mengerti atas nama sosial dan peduli sesama manusia serta menampar keras apa fungsi dan tugasnya dinas kesehatan (TPA) yang seharusnya tugas mereka mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS ini,”terang mahasiswa jurusan Teknik mesin Fakultas Teknik Untirta, dan juga selaku presidium FAM Cilegon

You might also like
Comments
Loading...