Aspirasi Mahasiswa

Lagi, Bawaslu Banten diDemo Mahasiswa

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pinggiran (Maping) Banten, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, Senin, (5/11/2016). Mereka meminta Bawaslu Banten untuk bekerja secara profesional dalam mengawal proses tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017 mendatang.

Dalam aksinya, mahasiswa menilai Bawaslu Banten tidak tegas dan tidak objektif dalam menjalankan tugas pengawasan, termasuk menuntaskan laporan-laporan dugaan kecurangan Pilkada Banten dari masyarakat.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan, Trio Handoko mengatakan “Bawaslu itu lahir dari Undang -Undang Nomor 15 Tahun 2011 yang bersifat Independen. Namun sayangnya Bawaslu Banten hari ini mengesampingkan amanah undang-undang dtersebut,”

Peserta aksi yang lain juga mengatakan bahwa pimpinan Bawaslu Provinsi Banten agar segera mengevaluasi kinerjanya serta bersikap tegas dan independen dalam menjalankan tugas pengawasan Pilkada Banten 2017.

“Bawaslu Provinsi Banten sera jajarannya jangan takut kepada siapapun. Kami yang memberikan garansi. Sebab ada rakyat di belakangmu,” tutur Miftahuddin.

Selama tahapan Pilkada Banten 2017, mahasiswa mengaku tidak puas dan kecewa atas kinerja Bawaslu, terutama dalam memproses laporan-laporan dugaan pelanggaran pilkada, baik yang terjadi pada calon nomor urut 1 maupun calon nomor urut 2.

Dalam pantauan kami, unjuk rasa berjalan damai dan dijaga oleh puluhan petugas kepolisian, berangsung kurang lebih satu jam hingga akhirnya mahasiswa membubarkan diri.

You might also like
Comments
Loading...