Aspirasi Mahasiswa

AIDS/HIV

Merenungi kepedihan di tengah hajat umat

mengantarkan kesenangan hanya sesaat

gemerlap malam menghiasi kaum hina

yang terbuai tak sadarkan diri

denyutan nafsu tercampur glora birahi

yang liar bagaikan binatang

untaian kata teriring oleh bisikan angin

terdengar dari penjuru menandakan

perputaran ronde kemenangan

keluh kesah menyoroti tubuhnya

seakan tak kuat meratapi kepedihan

setiap langkah bayang-bayang

kematian selalu menghantuinya

kehancuran jiwa raga membalut pikiran

setiap detakan waktu

penyesalan telah meneyelimutinya

kesakitan kini yang di rasakan

terbuai dan terlena oleh ajakan

berbaring dalam teriakan menyedihkan

melawan rasa sakit yang tak kunjung hilang

dunia terasa gelap seakan

malaikat maut telah datang

tuhan maha adil

walaupun ikhlas tak semudah yang di ucapkan

 

You might also like
Comments
Loading...