Aspirasi Mahasiswa

Lebak 188 Tahun, KUMALA Tuding Kinerja Pemkab Buruk !

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi KUMALA (Keluarga Mahasiswa Lebak) Perwakilan Bogor melakukan unjuk rasa di halaman kantor DPRD dan didepan kantor Bupati Lebak (2/12) pukul 14:00 WIB.

Dalam orasinya, Mahasiswa menilai kinerja Pemkab Lebak yang dipimpin Bupati Iti Oktavia Jayabaya buruk. Pasalnya, Lebak sudah menginjak ke 188 tahun tapi masih banyak persoalan yang masih belum bisa diselesaikan oleh pemerintah kabupaten, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan pencemaran lingkungan  dan masih banyak persoalan lainnya yang dinilai carut marut, Ungkap Riyad Fahmi selaku Ketua Kumala Perwakilan Bogor

Mahasiswa juga mengkritisi kebijakan pemerintah Kabupaten Lebak yang dinilai terlalu mudah memberikan izin terhadap investor asing sehingga mengakibatkan sumber mata air dibeberapa titik di Kabupaten Lebak Selatan tercemar.

Dalam aksinya, mahasiswa menuntut kepada bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya agar segera menghentikan dan membatasi investor- investor asing yang merusak tanah Lebak, memperbaiki serta menanggulangi pencemaran, juga menuntur agar pemerintah segera melepaskan Lebak dari predikat daerah tertinggal. Disaming itu, mahasiswa juga meminta Pemkab Lebak untuk memprioritaskan ketahanan pangan masyarakat.
” Usir investor asing yang merusak tanah Lebak, Rakyat masih bisa makan meski hanya dengan garam, tapi Rakyat tidak bisa bertani jika semua tanah dikuasai investor asing” teriak riyad Fahmi
Dalam pantauan kami, unjuk rasa tersebut dikawal oleh kepolisian dan satpol PP setempat, Tidak ada kericuhan dalam unjukrasa kali ini, setelah menyampaikan aspirasinya mahasiswa membubarkan diri dengan tertib

You might also like
Comments
Loading...