Mahasiswa & Kampus

Lomba Lintas Alam Bangun Edukasi Komunikasi

Setelah sebelumnya memperoleh prestasi di beberapa aktifitas kemanusiaan dan lingkungan hidup seperti di wilayah Sumatera Mentawai, Aceh, juga di wilayah Jawa seperti Yogya, Bali, Pacitan, Jakarta, dan yang terakhir di Bogor, kini Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Mahasiswa Pecinta Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan (KMPLHK) Kembara Insani Ibnu Battutah (RANITA) menyabet juara pertama dalam bidang Search And Rescue (SAR) pada lomba lintas alam, Bandung, Minggu (18/2).

Lomba dengan serangkaian kegiatan tersebut memuat Edukasi Radio Komunikasi SAR dan Lomba Lintas Alam SAR Ke-1 Dalam Rangka Menyemarakan HUT BASARNAS Ke-46 di Bandung, Jawa Barat tepatnya di kawasan perumahan Brimob, Cikole, Lembang sekaligus sebagai ajang silaturahmi antar organisasi kemanusiaan, acara tersebut beberapa kegiatan seperti donor darah, edukasi radio, dan talkshow radio komunikasi pada hari pertama (17/2), dan lomba lintas alam potensi SAR pada hari kedua (18/2).

kegiatan lomba dipimpin langsung oleh S. Riyadi S.Sos MM selaku Kepala Kantor SAR (KAKANSAR) Bandung, sebanyak 58 kelompok yang terdiri dari dua sampai lima orang peserta terbagi dalam beberapa kategori yakni remaja, dewasa dan veteran. UKM KMPLHK RANITA mengirim empat delegasi dan masuk dalam kategori remaja serta berhasil menempuh waktu tercepat yakni dua jam delapan belas menit yaitu Hanisah Hanayati (FST/Agribisnis/8), Mujahiddin (FUF/IQTAF/8), M. Muhsi Sidiq (FKIK/Kesling/6), dan Mustazky Ishom (FST/Fisika/6).

Sebagian besar peserta berasal dari Jawa Barat seperti KOMMOB Pasukan Pelopor Resimen II Bogor, Tagana Bandung, Korps Relawan Salman ITB, dls. Sedangkan di luar itu di antaranya adalah Indonesian Disaster Emergency Response Unit (I-DERU), Tim Respon Cepat Radio Antar Penduduk Indonesia (TRC RAPI), dan KMPLHK RANITA UIN Jakarta.

Dengan tema “Peranan penting komunikasi radio dalam mensukseskan operasi SAR” dalam kegiatan Edukasi dan talk show dinarasumberi oleh Kopral Soma (Wanadri). Disana peserta dijelaskan betapa pentingnya komunikasi dalam setiap operasi SAR dan bagaimana agar setiap pesan yang disampaikan ke tim yg satu dengan tim lainnya dapat tersampaikan dengan baik tanpa mengurangi dan menambahkan informasi.

Sementara lomba lintas alam yang dilepas oleh KAKANSAR Bandung, peserta diharuskan melewati perbukitan naik-turun dengan jalur yang tidak dapat ditebak kelandaian dan kecuramannya dengan melewati delapan pos dengan total jarak sepuluh km, peserta harus tiba di titik finish dalam waktu tempuh dua jam dengan rentang jarak waktu masing-masing kelompok sepuluh menit. Jadi, penilaian lomba adalah dengan menghitung total waktu tempuh dari titik start, pos-pos, dan sampai di titik finish. Bukan hanya itu, selama perjalanan pendakian peserta diwajibkan memungut sampah yang mereka temukan di sekitar jalur, yang kemudian nantinya disumbangkan ke bank sampah dan banyaknya sampah yang dikumpulkan oleh kelompok peserta juga mempengaruhi penilaian.

Apa kaitan lomba lintas alam dengan edukasi komunikasi?

Dalam Lomba Lintas Alam Potensi SAR ke-1 ini, tema besarnya adalah komunikasi. Maka modal utamanya tentu komunikasi khususnya komunikasi radio. Selain perbekalan minum tanpa makan, kelompok peserta juga diwajibkan membawa Handy Talky (HT) yang sudah disamakan semua frekuensinya dengan saluran frekuensi radio milik BASARNAS untuk melakukan komunikasi di lapangan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Karena pada saat lomba, tidak sedikit kelompok peserta yang keluar dari jalur yang telah ditentukan panitia dan kemudian tersesat selama perjalanan. Maka secara tidak langsung, lomba ini juga menerapkan materi edukasi komunikasi yang telah diberikan oleh panitia sehari sebelumnya.

Harapan peserta lomba?

Setelah mengikuti kegiatan ini, Hanisah selaku peserta berharap dapat terjalin dengan baik hubungan antar organisasi kemanusiaan khususnya organisasi potensi SAR di seluruh Indonesia serta dapat meningkatkan kemampuan individu ataupun kelompok dalam komunikasi operasi SAR.

“SAR adalah kita – Avignam Jagat Samagram”

 

/(Qurrota A’Yunil Farihah)

Mahasisiwa UIN Ciputat, UKM KMPLHK RANITA

 

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close