Mahasiswa & KampusUnik

Unik, Mahasiswa Ini Ciptakan Permen Dari Tanaman Minyak Kayu Putih

Bogor – Melaleuca Cajuputi Roxb atau biasa disebut dengan nama Kayu Putih adalah tanaman khas Indonesia yang menghasilkan minyak, minyak kayu putih diperoleh dengan cara penyulingan daun dan rantingnya.

Menarik apa yang dilakukan oleh mahasiswa dan akademisi di Institut Pertanian Bogor (IPB), mereka berhasil membuat permen dari minyak kayu putih. Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Prof. Dr. C. Hanny Wijaya membuat permen dari bahan baku ekstrak minyak kayu putih yang dinamainya Cajuputs Candy.

Menurut Hanny, Perment yang terbuat dari minyak kayu putih tersebut berfungsi untuk melegakan tenggorokan, selain itu, permen tersebut juga mengandung papermint alami

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, permen ini juga bisa menghambat pembentukan biofilm bakteri Streptococcus Mutans, dan Streptococcus sobrinus yang biasa menyebabkan karies pada gigi serta mampu menghambat viabilitas dan pembentukan biofilm Candida albicans.

“Cajuputs Candy muncul menjadi suatu produk dengan bercirikan bahan baku lokal, murah, praktis, mudah dan menyehatkan. Bahan baku permen ini sendiri berbahan minyak atsiri dari tanaman kayu putih yang diperoleh dari Pulau Buru dan Kepulauan Maluku,” kata Hanny, Sabtu (12/8/2017).

Walaupun telah mengantongi hak paten, Hanny mengaku kesulitan dalam mengembangkan inovasi permen dari kayu putih tersebut. Ia menjelaskan, kendala yang dihadapi saat itu adalah roduksi minyak kayu putih yang dihasilkan setiap daerah berbeda kualitasnya, sehingga perlu dilakukan standardisasi ekstrak minyak kayu putih.

“Saya dan mahasiswa bimbingan saya berencana akan melakukan pemetaan terhadap kualitas minyak kayu putih yang dihasilkan setiap daerah, yang akhirnya diperoleh daerah penghasil minyak kayu putih terbaik (Pulau Buru),” jelas dia.

Dia mengakui tantangan selanjutnya adalah pengembangan permen kayu putih tersebut untuk masuk ke tahap produksi massal dan masuk ke dunia pasar industri. “Saya berharap Cajuputs Candy lebih dikenal, baik lokal maupun internasional dan menjadi panganan khas di Indonesia,” tandasnya.

(Ade/indokampuscom)

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close