Aspirasi Mahasiswa

Mantan Presma Untirta Dinilai Tidak Bertanggung Jawab, Presma Baru Tetap Dilantik

Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) yang digelar dalam rangka melantik Presma dan wapres baru sempat diwarnai kericuhan di Aula PKM A kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Kota Serang, sabtu, (11 maret 2017)

Pelantikan yang seharusnya berjalan dengan khidmat dan tepat waktu itu sempat terbengkalai akibat tidak hadirnya “mantan presma” untuk memberi laporan pertanggung jawaban hasil kerja selama satu tahun sebelumnya.

Akibatnya, Majlis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), sebagai majlis tertinggi kampus segera mengambil tindakan untuk meminta laporan pertanggung jawaban dari mantan mentri kampus sebelumnya agar pelantikan bisa terus dilanjutkan.

Dalam proses musyawarah, Fraksi Tektik menilai tidak adanya rasa tanggung jawab dari mantan presma untuk melaporkan hasil kerjanya selama satu tahun.

Sultan, salah satu anggota Fraksi Teknik menyebut, “mantan presma sebelumnya tidak bertanggung jawab dan tidak bermoral, serta tidak pantas diakui sebagai penyandang gelar Mantan presma Untirta”.

Peserta musyawarah yang dihadiri oleh berbagai fraksi yang diambil dari berbagai fakultas ini sempat merasa geram akibat tidak hadirnya mantan presma dalam acara yang dianggap penting tersebut.

Sementara itu, Fraksi Fisip lebih dahulu undur diri karena menilai tidak adanya kejelasan dari mantan presma untuk hadir.

Mantan presma tersebut tidak memberikan keterangan apapun perihal ketidakhadirannya pada agenda penting tahunan itu, Sebelumnya ia mengaku berada diluar kota, setelah di crosschek melalui salah satu kadernya yang lain dia mengaku mantan presma ada dirumah. MPM merasa kecewa dengan tindakannya tersebut. Padahal sebelumnya, MPM telah memberikan surat undangan untuk memberitahukan agar mantan presma bisa ikut serta dan melakukan pelaporan pertanggung jawaban dalam acara tersebut.

Comments
Loading...