Aspirasi Mahasiswa

Maraknya Eksploitasi Alam, MAPING Mengajak Mahasiswa Banten Tak Tinggal Diam

indokampus.com – Mempunyai peran sebagai agen of change dan social control, mahasiswa diminta peka terhadap berbagai kondisi yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya, salah satu persoalan yang kini harus menjadi perhatian adalah maraknya eksploitasi sumber daya alam (SDA) di Indonesia, salah satunya di Provinsi Banten.

Hal itu di ungkapkan oleh Ketua Mahasiswa Pinggiran (MAPING) Mahasiswa Banten, Hendra Wibowo saat pelatihan advokasi mahasiswa se-Banten di PCNU Kabupaten Serang, minggu (16/4/2017)

Pelatihan yang berlangsung selama dua (2) hari ini di hadiri konsorum pembaruan agraria (KPA) pusat, dan eksekutif nasional wahana lingkungan hidup (Eknas Walhi) sebagai pemateri.

Hendra menyebut praktik-praktik eksploitasi alam yang di lakukan oleh korporasi besar mengharuskan mahasiswa bergerak dan terus membuat langkah nyata menyelamatkan masyarakat yang selama ini kehidupan nya di rampas dengan cara yang tidak manusiawi.

“Masyarakat yang selama ini mempertahankan hidup dengan cara mengelola alam harus di rampas dengan cara kekerasan, dan itu terjadi di Provinsi Banten. Inilah yang seharusnya membuat kita (mahasiswa-red) beranjak dari kelas” ujar Hendra

Trio handoko sebagai ketua pelaksana, menambahkan dari pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran social, mahasiswa yang kini di nilai masih kurang peka terhadap konflik agraria di daerahnya masing-masing.

“Perkawinan jahat antara pengusaha dan penguasa banyak melahirkan eksploitasi terhadap alam secara besar-besaran. Contohnya Freeport, minyak dan sumber daya lainnya yang ada di Indonesia. Ini yang ingin kita bangun agar mahasiswa sadar” ujar Trio

  • Fajar Bahari – Kontributor Indokampus.com
You might also like
Comments
Loading...