Aspirasi Mahasiswa

Menuju Demokrasi Pemilihan ketua umum HMJ Ekononomi Syari’ah yang bermoral

UIN SMH Banten –  Dua dari tiga pasangan calon ketua umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syari’ah (Imron Nawawi & Muhtaron) melakukan pertemuan terbatas dengan beberapa mahasiswa ekonomi syariah lainya.

“Hari ini kami mengadakan pertemuan terbatas dengan calon ketua umum himpunan mahasiswa jurusan ekonomi syari’ah untuk membahas pelaksanaan PUM( pemillihan umum mahasiswa) Himpunan Mahasiswa jurusan ekonomi syari’ah yang sebentar lagi akan diselengagaran oleh Komisi pemilihan Umum Mahasiswa,” kata  Mukhlas selaku moderator dalam pertemuan terbatas tsb.

Imron Nawawi (kandidat calon No.1) mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan dua lawan pasang calon dalam bursa pemilihan himpunan mahasiwa jurusan ekonomi syariah untuk  menyamakan persepsi mengenai tujuan suci yang memang harus menjadi prioritas dan dilaksanakan pada kepengurusan yang selanjutnya, ” kita adalah ekonomi syari’ah bukan A,B atau C hal yang menjadi kendala kemajuan jurusan harus bisa kita hadapi bersama  dan itu bukan hanya tugas pengurus tapi kewajiban anggota Hmj( Himpunan mahasiswa jurusan) dan yang dimaksud anggota  hmj itu  adalah seluruh masyarakat ekis( ekonomi syariah) itu artinya kewajiban kita bersama,” ujarnya.

Kendati demikian, Alan perwakilan dari ES/C/3 mengungkapkan bahwa perlu ada ruang yang secara khusus disediakan untuk masyarakt ekis agar dapat berperan secara aktif dan masif dalam menyampaikan “ocehannya” menyikapi prilaku mahasiswa ekonomi syari’ah yang beragam terkadang ada orang yang dengan ringan ceplas- ceplos     mengkritisi persoalan yang terjadi, tapi tidak sedikit pula yang masih belum berani dan bingung mengambil sikap menanggapi persoalan yang timbul dipermukaan terkadang itu  hanya tercecer dan berserakan  menambah numpuk kotor  media sosial. “ oleh karena hal tersebut saya meminta kepada dua kandidat calon yang dapat hadir pada hari ini untuk bisa menjadikan Ekis sebagai  trendcenter bagi himpunan mahasiswa jurusan lainnya”.

Menurut Nahrul muhilmi ES/A/3 selaku perwakilan dari pada koleganya yang  turut hadir dalam pertemuan terbatas tersebut menyampaikan bahwa “ terkait masalah siapa yang nanti akan duduk dihimpunan mahasiswa jurusan sebagai seorang ketua umum itu tidaklah penting yang terpenting adalah pertama) kita harus bisa menjaga kesucian sistem demokrasi kampus. tidak ada kata Tim Pemenangan setiap calon ketua umum himpunan mahasiswa jurusan Ekis, biarkan DPT ekonomi syariah menilai sendiri siapa yang terbaik diantara yang baik, WONG MEREKA SUDAH PADA GEDE KO…. hehe Lelucon ringan dalam sela pembicaraannya. Kedua) sebagai ketua umum terpilih nantinya harus bisa menerima segala kritik, saran dan masukan yang sifatnya membangun ekonomi syariah kepada arah yang lebih baik meskipun bersumber sari semester yang berada dibawah kallian, mereka adalah bagian dari mahasiswa ekonomi syariah yang perlu kallian dengan suaranya dan terkahir yang menjadi Pekerjaan  besar bagi kepengurusan selanjutnya harus bisa menjaga nama baik serta mampu  mensinergikan dan memberikan peran kepada seluruh elr]emen yang  ada di ekonomi syariah”.

tidak hadirnya kandidat calon HMJ No. Urut tiga ( Sofyan) dalam pertemuan terbatas tersebut bukan menjadi persoalan perdebatan rekan rekan mahasiswa yang turut hadir meluangkan waktunya dalam pertemuan pembicaraan terbatas tersebut karena sifatnya yang tidak direncanakan sebelumnya.

Pertemuan ini pada akhirnya menghasilkan kesepakatan Haluan- haluan besar yang nantinya akan dijadikan patokan bersama bagi calon yang bakal duduk di kursi ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syari’ah.

Reporter : Muchlash Aday

You might also like
Comments
Loading...