Aspirasi Mahasiswa

Penyelesaian Sungai Ciliman Tidak Tepat Waktu, Mahasiswa Ini Sebut Pemerintah Tidak Becus

Indokampus – Pembangunan sungai Ciliman  di Kp. Cikupaeun. Desa Bojong Manik, Kec. Sindang Resmi hingga kini masih belum selesai. Pasalnya, pembangunan seharusnya selesai 180 hari, dimulai sejak bulan Mei 2016, namun hingga Desember belum ada tanda-tanda diselesaikan. Sabtu, 25/12/12/2016

Penyelesaian tidak tepat waktu menambah kekhawatiran masyarakat sekitar, salah satu mahasiswa setempat menilai bahwa pemerintah tidak mampu menyelesaikan perbaikan sungai tersebut.

Menurut Adi Riyadi selaku mahasiswa UIN Banten ini mengatakan, ” Seharusnya penyelesaian sungai tersebut kurang lebih 180 hari, dimulai sejak bulan Mei 2016 yang lalu, tapi hingga kini belum juga selesai, hanya ada besi yang baru terlihat dipinggiran sungai Ciliman, ditambah lagi jalan yang biasa dipakai warga setempat rusak dan menghalangi aktivitas warga.”

Berdasarkan laporan warga setempat, bahwa sudah terdapat beberapa rumah warga yang rusak hingga ada yang hilang akibat terbawa arus sungai tersebut.

“Ini sudah lebih dari waktunya, sudah banyaknya rumah yang rusak sampai ada yang hilang akibat terbawa arus sungai, tidak becusnya pemerintah atas penangan disungai ciliman, kami masyarakat Kp.Cikupaeun, Desa Bojong Manik menginginkan pemerintah harus menindak lanjut secara cepat dan efisien”

PT. Dlulfaqor selaku pemegang tender proyek tersebut dinilai tidak serius dalam menjalankan tugasnya.

“Atau sekalian bubarkan saja PT. Dlulfaqor yang menangani tidak serius terkait dengan penanganan sungai yang kritis di desa kami.” tambahnya.

You might also like
Comments
Loading...