Aspirasi Mahasiswa

Perbaikan Sungai Ciliman Lamban, Pemerintah Dinilai Saling Lempar Tanggung Jawab

Selasa (27/12). Kondisi sungai Ciliman kini semakin menambah keresahan masyarakat Kp. Cikupaeun Desa Bojong Manik Kec. Sindang Resmi Kab. Pandeglang, pasalnya, proyek pengendalian banjir Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (DSDAP) Provinsi Banten yang menghabiskan dana sebesar Rp.4.027.489.000 tersebut dinilai lamban.

Berdasarkan keterangan warga sebelumnya, bahwa kontrak perbaikan proyek pengendalian banjir tersebut selama 6 bulan terhitung sejak bulan Mei 2016, namun hingga dipenghujung desember proyek tersebut tidak ada tanda-tanda akan diselesaikan.

Selain proses perbaikan yang dinilai lamban, masyarakat juga menyebut pemerintah saling lempar tanggung jawab, penilaian ini didasari atas pernyataan Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam akun twitter resmi miliknya pada 27 Desember kemarin. Ditweet tersebut tertulis bahwa masalah tersebut merupakan kewenangan balai besar PUPERA.


“Pemerintah kini saling melemparkan masalah terkait penanganan sungai ciliman ini, sama juga dengan kepala desa yang saling melemparkan masalah ini ke pemerintah.” ujar Adi aktivis mahasiswa yang merupakan warga setempat saat diwawancara.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki kerusakan sungai tersebut dengan maksimal, jika masih lamban dan terkesan asal-asalan, warga mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa.

“Kami masyarakat tidak butuh lempar-lempar tanggung jawab kalian, yang kami butuhkan adalah penanganan segera dan maksimal kalau tidak kami akan mengumpulkan massa untuk aksi.” tambahnya.

You might also like
Comments
Loading...