Aspirasi Mahasiswa

PMII UIN SMH Banten pertahankan Ideologi Pancasila di Harlah ke57

Puluhan Mahasiswa yang tergolong dalam satu wadah yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), malam tadi (16/04) merayakan hari jadi ke-57 yang diselenggarakan oleh PMII Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanauddin (SMH) Banten dengan mengusung tema “Metamorfosa 57 Tahun PMII, Bunga Biru Kuning, dalam Shimponi Seni & Pergerakan” di Lobby Syari’ah UIN SMH Banten.

Dalam pembukaanya, para tamu undangan yang hadir disuguhkan dengan penampilan para penabuh gendang (Hadroh) diiringi dengan lantunan Sholawat Nabi, yang para pemainnya berasal dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al-fathoniyah, asuhan dari Kiyai H. Martin Syarkowi.

Teriakan Jargon kebanggan PMII (Imperium Bintang Sembilan) Adi Nurdiansyah sebagai ketua pelaksana mendeskripsikan maksud dari tema yang diusung oleh pihak panitia, bahwasanya metamorfosa 57 Tahun PMII ini adalah perubahan PMII untuk menjadi lebih baik lagi.

“Maksudnya PMII bermetamorfosa yang artinya mengalami perubahan-perubahan kearah yang lebih baik lagi dan bangga akan produk hukum PMII itu sendiri” ucapnya

Disamping Ketua Umum PK PMII UIN SMH Banten  priode 2017, Endang Saepul Malik dalam sambutannya menyampaikan bahwa PMII di usia ke-57 Tahun adalah PMII yang sudah dewasa, harus lebih berperstasi lagi bukan hanya dalam hal gerakan tapi dalam berbagai hal.

“Semoga di harlah ke-57 tahun PMII ini, warga PMII dapat berprestasi bukan hanya dalam hal gerakan tetapi juga dalam akademik dan lebih kritis dalam menyikapi berbagai macam hal bukan hanya di kampus tapi dikehidupan luar juga” ujar ketum yang biasa dipanggil handsome itu

Exs Ketua Umum PMII UIN SMH Banten, Sahabat Muhit Hariri Menambahkan,  bahwasanya beliau berharap diusia PMII yang sudah dewasa agar kader PMII lebih religious dan cinta tanah air dan mempertahankan ideology Negara (Pancasila) agar tidak tergantikan dengan system-sistem yang lain.

Pengurus cabang (PC) PMII Kota Serang  Abdul Rojakpun menyampaikan harapan besarnya kepada Kader dan Anggota PMII di hari jadi PMII ke-57 bisa menjadikan momentum tersebut agar tetap memegang teguh haluan Ahlusunnah Wal Jamaah untuk mengatasi gradasi moril yang mulai tercabik.

Acara yang berlangsung dari pukul 19:30 WIB sampai larut, PMII UIN SMH Banten menyelenggarakan berbagai agenda. Seperti, Pentas Seni yang ditampilkan oleh 7 Rayon yang ada dibawah naungan Pengurus Komisariat (PK) PMII UIN SMH Banten,  dan penamilan lain seperti Hadroh tadi dan dari UIN BEAT BOX. Istigosah yang diisi oleh Kiyai H. Martin Syarkowi sebagai pendiri Nahdatul Ulama (NU) di Banten.

Tidak hanya itu, PMII UIN SMH Banten menyelipkan Dialog Interaktif dalam acara harlah tersebut menyikapi ISSUE penerapan Sistem Khilafah untuk menggantikan Ideologi Pancasila di Indonesia yang bertema “Ideologi PMII dalam Bingkai NKRI” dengan pemateri dari Senior PMII Solahudin Al-Ayubi dan Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Mukhtar Ansori.

PMII adalah organsisai dengan Ideologi Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan berasaskan pada Pancasila. Pancasila diyakii sebagai suatu komitmen bersama The Founding Fathers Bangsa Indonesia yang harus tetap terjaga keutuhannya sebagai dasar Negara.

“Pancasila itu adalah cara pandang kita dalam bernegara, tidak bisa diganggu gugat apalagi diganti dengan system yang lain seperti khilafah, pendiri bangsa Indonesia itu bukan hanya orang Islam tapi non Islampun banyak” ujar salah satu pemateri/

Tepat pukul 00:00 WIB, seluruh Kader dan Anggota PMII beserta para tamu undangan yang hadir, berdiri meniup lilin dan memotong kue serta mengucapkan syukur atas bertambahnya usia PMII menjadi 57 Tahun.

  • Kontributor : Nuye Koma
You might also like
Comments
Loading...