Aspirasi Mahasiswa

Selama Ramadhan, Pemkab Purwakarta Liburkan SD dan SMP

Selama bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta rencananya akan meliburkan para pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Selama Ramadan, pelajar libur belajar formal di sekolahnya masing-masing. Pelajarannya diganti dengan pelajaran agama seperti belajar Alquran, kitab kuning dan lain-lain,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di Purwakarta, Rabu (42/5/2017).

Ia mengatakan kegiatan belajar-mengajar di sekolah pada bulan Ramadhan sebenarnya sudah tidak efektif karena ujian sudah dilaksanakan dan sudah memasuki akhir tahun pelajaran. Sedangkan lokasi kegiatan belajar-mengajar tidak diwajibkan di sekolah tapi bisa digelar di masjid, pesantren, majelis taklim, sekolah, atau tempat lainnya.

“Jadi fokus saja selama sebulan Ramadhan full, dimanfaatkan untuk pendalaman kitab kuning dan Alquran,” Tambahnya.

Siswa SD dan SMP diwajibkan mengikuti pengajian kitab kuning, sedangkan untuk non muslime dianjurkan untuk fokus belajar mendalami kitab sucinya masing – masing.

“Kalau pelajar SMA itu tidak diwajibkan. Karena saat ini kebijakan mengenai SMA itu merupakan wewenang pemprov,” katanya.

Pada akhir Ramadan, kegiatan belajar-mengajar berupa pendalaman agama itu akan dievaluasi sebab ada target yang ditentukan dalam kegiatan belajar-mengajar berupa pendalaman agama itu.

You might also like
Comments
Loading...