Aspirasi Mahasiswa

Sema Fakultas Ushuludin : Sistem Parlementer Hanya Menimbulkan Matinya Demokrasi Kampus

Indokampus – Sidang Umum I yang digelar oleh Senat Mahasiswa (Sema U) UIN SMH Banten menemukan titik terang setelah Presidium Sidang memberikan waktu selama 2×15 menit untuk berdiskusi dalam memecahkan permasalahan antara sistem Parlementer dan Pemilihan Umum. Jum’at, (04/17).

Ketua Sema – F Syariah Adi mengatakan, sistem Parlementer akan membuat matinya demokrasi dikampus UIN SMH Banten.

“Sistem Parlementer bagaikan kembali pada zaman Orde Baru, tidak adanya ruang demokrasi untuk mahasiswa, sebab Negara pun berpanutan dengan sistem Demokrasi,” pungkasnya setelah Sidang Umum I selesai.

Ditempat yang sama Ketua Sema – F Ushuludin Tajul Arifin menyampaikan bahwa sistem Parlementer akan menimbulkan matinya Demokrasi dikampus.

“Lebih baik sistem yang dipakai nanti ya masih Pemilihan Umum, sebab jika sistem Parlementer hanya menimbulkan matinya Demokrasi dikampus kita,” tuturnya.

Pada penetapan Sidang Umum I, semua bersepakat bahwa sistem yang dipakai tetap memakai sistem Pemilihan Umum.

You might also like
Comments
Loading...