NewsPolitik

Sinergitas Pemprov dan HIPMI Banten Siap Entaskan Angka Pengangguran

SERANG – Angka pengangguran dan persoalan pembanguan infrastruktur yang masih menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Pemerintahan Provinsi Banten kini terbantu oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banten  yang juga ternyata turut berjuang untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Untuk membangun Provinsi Banten Kami butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat Banten dan yang paling fundamen khususnya dari pengusaha pengusaha muda yang jiwanya masih semangat,”ucap Wagub saat menghadiri acara pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Banteh periode 2018-2021 di Hotel Horison Ultima Ratu Serang,Jum’at (20/04).

Andika mengatakan, Progresifitas pembanguan niscaya akan berhasil jika sinergitas antara Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten dengan HIPMI Banten terbangun rapih dan saling bahu membahu mewujudkan harapan tersebut.

Namun hal miris disampaikan Andika disela sela pidatonya menurutnya, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten masih sangat besar yakni 9,28 %, dan dengan angka tersebut Banten menjajaki peringkat dengan angka pengangguran tertinggi ke 2 se- Indonesia, padahal bersampingan dengan itu Banten juga merupakan wilayah industri terbesar ke 2 di Indonesia.

“Dengan PR besar ini harap HIPMI bisa hadir ditengah tengah masyarakat selain bisa mengurangi angka pengangguran, juga dapat mendorong masyarakat kita untuk progres kedepan,”ujarnya.

Senada dengan Andika Ketua Umum HIPMI Banten terpilih Dedi Muhdi mengatakan, pengangguran menjadi persoalan yang cukup krusial dan harus segera diatasi, maka dengan itu HIPMI Banten sinergis dengan Pemprov Banten sedang coba menggagas 3 program unggulan yang dimana program tersebut semoga menjadi solusi serta jalan keluar dari persoalan yang dihadapi Banten.

“HIPMI go to campus, HIPMI go to School, dan HIPMI go to Pesantren menjadi program kami, kita juga mencoba menekan para mahasiswa yang sudah lulus kuliah untuk bisa menjadi pengusaha agar bisa menyediakan lapangan kerja tidak hanya menjadi pekerjanya saja,”ucap Dedi.

“Pokoknya tugas pertama kami adalah menyebarkan virus virus kewirausahaan disemua pelosok Banten,”paparnya.

Dedi menuturkan, untuk para HIPMI pemula yang mempunyai semangat mengembangkan usahanya tidak usah khawatir terbentur dengan persoalan modal, karena dirinya akan membukan akses melalui perbankan.

“Kita akan banyak bekerja sama dengan perbankan kalo bicara usaha ini kan bicara modal, nah kita akan memperkuat modal anggota-anggota HIPMI ini dengan menerobos pinjaman-pinjaman yang tentunya lunak atau bisa dibilang dengan bunga yang sangat rendah,”terangnya. (Adi/Indokampus)

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close