Aspirasi Mahasiswa

Tanahnya Direbut Perusahaan Green Garden Resort, Warga Pulau Sangiang Unjuk Rasa

Serang, Indokampus.com – Konflik agraria  yang terjadi di Pulau Sangian, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, salah satu perlaawanan yang di lakukan oleh masyarakat Pulau Sangian dengan menggelar unjukrasa.” Sofyan selaku korlap ( kordinator lapangan ) mengatakan,” ini menjadi kendala yang cukup besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat Pulau Sangiang, Rabu (2/8/2017)

“Sebagian tanah di Pulau Sangiang telah di kuasai oleh investor. Apa daya ‘Wong Cilik’ tak kuasa bertindak lebih” Ujarnya.

Tuntutan yang di layangkan masyarakat Pulau Sangiang salah satunya ingin membebaskan Pulau Sangiang dari cengkraman konglomerat. Unjukrasa berlangsung dengan damai, tidak ada keributan yang mengganggu jalannya aksi.

Masyarakat Pulau Sangiang notaben-nya petani dan nelayan, sehingga keberlangsungan hidupnya tergantung pada hasil Bumi dan tangkapan ikan, sebelum adanya investor, kegiatan sehari-hari masyarakat Pulau Sangiang berladang untuk memenuhi kebutuhanya, akan tetapi setelah adanya Investor kegiatan masyarakat Pulau Sangiang mulai terganggu. Sehingga adanya penjegalan-penjegalan  untuk mematikan langkah masyarakat.”sementara dari luas 528,15 Hektar Pulau Sangiang hampir seluruhnya saat ini di kuasai oleh investor.”ujar masyarakat,” (2/8/2017).

Lebih lanjut, Sofyan mempertanyakan keberlangsungan hidup Masyarakat Pulau Sangiang, jika tanah, alam dan seisinya di kuasai oleh konglomerat hitam

“ Negri yang kaya dan sudah merdeka ini ternyata masih ada yang belum merdeka.”ungkapnya

You might also like
Comments
Loading...