Aspirasi Mahasiswa

Tidak Sesuai Perhitungan, KPUF HMJ EKIS Sepakati “Blankokan” Surat Suara Yang Lebih

UIN SMH Banten  – Penghitungan surat suara pada calon Ketua HMJ Ekonomi Syari’ah pukul 21.00 Selasa, 20/12/2016 sempat ada perdebatan antara saksi calon dan KPU, pasalnya mahasiswa yang telah memilih diantara 3 calon tersebut awalnya berjumlah 282.

Setelah penghitungan surat suara berakhir, salah satu saksi dari tim pemenangan nomor urut 3 mengatakan “ini surat suara lebih dari 282, semua total surat suara adalah 295, berarti ini salah dalam perhitungan.” tegasnya disela-sela penghitungan suara.

Calon nomor urut 1 yaitu Imron Nawawi mendapatkan 111 suara, calon nomor urut 2 mendapatkan 76 suara, sedangkan nomor urut 3 mendapatkan 101 suara, dan surat suara yang blanko atau tidak sah sebanyak 7 surat suara, total surat suara yaitu 295.

Saksi dari tim pemenangan calon nomor urut 2 mengatakan, “ini bagaimana? ko bisa surat suara sampe tidak sesuai dari pada jumlah suara yang sudah dipilih oleh mahasiswa.” katanya disela-sela pembicaraan.

Setelah dihitung kembali dari DPT oleh KPU ternyata surat suara lebih dari 295 total surat suara yang dipilih oleh mahasiswa adalah 299.

KPU mengatakan, “mau dikemanakan lagi 4 suara yang lebih ini, toh kalo ditaro di nomor urut 2 atau 3 sama saja tetap unggul dari pada calon nomor urut 1,” katanya disela-sela pembicaraan, sedangkan menurut calon nomor urut 1 mengatakan, “opsi saya lebih baik 4 suara yang tidak ada itu diblanko kan saja, karena kita tidak tau surat suara itu hilang kemana, entah ada di kotak suara dema, mungkin itu opsi saya.” tegasnya.

Setelah kesepakatan dari semua calon HMJ Ekonomi Syari’ah, mereka sepakat  4 suara yang hilang itu diblanko kan.

You might also like
Comments
Loading...