Aspirasi Mahasiswa

Tim Saber Pungli Tangkap Dua Oknum Pegawai UPT Pendidikan

Serang – Oknum Pegawai UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang yang berinisial “M” ditangkap aparat karna melakukan Pungutan Liar (Pungli) bersama rekannya yang berinisial “S”,

“S” yang pada saat ini masih menjabat sebagai ketua PGRI dan “M” sebagai pegawai di tempat tersebut dilaporkan oleh para guru yang merasa dirugikan karna tunjangan mereka mendapatkan potongan.

Tunjangan yang diberikan selama dua bulan sekali tersebut dipotong oleh oknum dengan alasan demi pembangunan gedung PGRI dan perayaan HUT PGRI

Seperti yang dilansir oleh Pilarbanten, besaran potongan dana tunjangan tersebut disesuaikan dengan golongan masing-masing para guru. Potongan bagi perayaan HUT PGRI yakni sebesar Rp50.000 untuk PNS golongan dua, Rp75.000 untuk PNS golongan tiga dan Rp100.000 untuk PNS golongan empat.

Sedangkan alasan untuk biaya pembangunan gedung PGRI, kedua oknum tersebut memungut bayaran sebesar Rp75.000 untuk PNS golongan dua dan golongan tiga, serta Rp125.000 untuk PNS golongan empat. Kini kedua oknum tersebut telah diamankan pada Kamis (9/11/2017) lalu di perjalanan pulang ke rumahnya masing-masing.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan, guru keberatan dengan pemotongan ini. Seandainya guru tidak keberatan, tetap saja perbuatan ini salah,” kata Wakapolres Serang yang juga Ketua Tim Saber Pungli Polres Serang Kompol Heri Sugeng saat ekspose di Aula Mapolres Serang, Senin (13/11/2017).

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang bukti berupa uang hasil pungutan sebesar Rp24,990 juta dan SK Bupati Serang serta berita acara pembangunan gedung PGRI.

Kedua tersangka diancam dengan hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. “Karena ini udah masuk pidana, Kita tidak akan berkordinasi dengan inspektorat. Kita lanjutkan proses pidananya,” katanya.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli Satreskrim Polres Serang Kota juga melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua aparatur sipil negara (ASN) di UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Senin (23/10/2017) lalu perihal dugaan pungutan liar atas proses pengajuan kredit ASN di bank.

Dari penangkapan tersebut, dua ASN diamankan Tim Saber Pungli atas nama Adang Suganda (58) yang berprofesi sebagai seorang guru SD dan Bendahara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Taktakan Edy Purwanto (52).

You might also like
Comments
Loading...