Aspirasi Mahasiswa

Warnai Ribuan Wayang, Mahasiswa Difabel Pecahkan Rekor MURI

Universitas Brawijaya (UB) – Sebanyak 12 mahasiswa difabel Universitas Brawijaya (UB) berpartisipasi memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam mewarnai 1.012 wayang krucil. Keikutsertaan para mahasiswa tersebut bertujuan mengenalkan dan menanamkan kecintaan terhadap wayang pada generasi muda. Terdiri atas 10 mahasiswa tuna rungu dan dua orang tuna daksa.

Menurut pendamping dari Pusat Studi Layanan Disabilitas UB, Nisrina Firdausi, awalnya mahasiswa difabel sempat kesulitan dalam mewarnai wayang, terutama saat menuangkan cat air ke dalam wadah.

“Tahun ini saya sangat antusias karena bisa terlibat dalam pemecahan rekor MURI mewarnai 1012 wayang krucil,” ucap salah satu mahasiswa difabel, Rara, dilansir dari laman UB, Selasa (20/12/2016).

Mahasiswa difabel lainnya, Vikri menyebut, wayang krucil merupakan kesenian asli Malang yang unik. Oleh sebab itu, pemecahan rekor MURI ini diharapkan makin meningkatkan minat generasi muda untuk melestarikannya.

“Saya berharap melalui acara ini, wayang krucil sebagai seni budaya Malang bisa dikenal luas oleh seluruh masyarakat Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa kita masih menghormati budaya Indonesia yang sudah ada sejak lama,” terangnya.

Keberadaan wayang krucil sendiri mulai tergerus zaman karena tidak banyak generasi muda yang mengenalnya. Vikri mengatakan, awalnya dia juga tak tahu bagaimana bentuk wayang krucil.

“Saya baru tahu pertama kali ini bentuk wayang krucil. Kegiatan ini menambah wawasan dan pengetahuan saya mengenai budaya Indonesia. Saya juga tak menyangka jika ternyata banyak dari teman teman difabel yang antusias mengikuti kegiatan ini,” tutupnya.

Comments
Loading...