News

WR I Jadi Ketua BMPS Kota Malang, UNISMA Janji Dukung Sekolah Swasta Untuk Masa Depan Bangsa

Malang – Hari ini (20/1) Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd, Ph.D, wakil rektor 1 UNISMA resmi dikukuhkan menjadi ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Malang (BMPS). Bersama dengan pengurus baru BMPS kota Malang dan kota Batu periode 2017-2018 pagi ini mengucapkan sumpah di Gedung B lantai 7 UNISMA Malang.

“Berdasarkan surat keputusan No. 04/KET/BMPS/JATIM/X/2018 yakni tentang struktur kepengurusan BMPS Kota Malang dan kota Batu masa bakti 2017- 2022. Kami menetapkan struktur kepengurusan dan pengurus personalia,” terang Ketua BMPS Provinsi Jawa Timur Sugijanto Tj.

Sugijanto berharap, dengan dilantiknya para pengurus baru BMPS Malang dan Batu ini, akan semakin berkembang perguruan swasta di Indonesia. Khususnya di bawah naungan BMPS. Mengingat banyak persoalan pendidikan yang perlu untuk diselesaikan bersama.

“BMPS ini organisasi naungan yayasan atau perkumpulan yayasan berbagai perguruan. Ada Ma’arif, Muhammadiyah, Taman Siswa, dan masih banyak lagi. Kalau kita semua bersatu kita nantinya bisa lebih maju dan dinamis.” Tambahnya.

swasta

Sekolah Swasta Harus didukung Penuh

Hal ini dibenarkan oleh rektor Universitas Islam Malang Prof. Dr. Maskuri saat menyampaikan sambutannya. Menurutnya banyak sekali masalah yang hanya bisa diselesaikan jika perguruan di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi bersatu.

Pihaknya berjanji akan berusaha untuk membantu BMPS yang memerlukan bantuan. Termasuk persoalan penarikan guru DPK yang bekerja di sekolah swasta.

“Kami akan bantu sebisa kami, karena bagaimanapun ini bisa berpengaruh ke perguruan tinggi swasta juga di kemudian hari.” Ujar rektor.

Jika tidak dibantu, bisa saja hal ini juga berimbas pada perguruan tinggi swasta. Karena jika output sekolah swasta sudah baik, maka PTS tidak terlalu bekerja keras untuk memberi pendidikan pada calon mahasiswa tersebut.

“Bagaimanapun kwalitas kematangan ilmu itu ditentukan oleh sekolah dasar dan menengah kalau sudah baik kami tidak perlu terlalu ‘ngoyo’ dalam mendidik mereka di tingkat lanjut.” Tutupnya. (Pus)

Source link

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close