Aspirasi Mahasiswa

10 NOVEMBER MENUJU INDONESIA BERSATU

10  November adalah Hari Pahlawan, yang kita tau bahwa hari tersebut menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia, Pahlawan Indonesia yang telah gugur demi membela bangsa Indonesia dengan jerih payah dan keringat sampai darah bercucuran mereka rela demi bangsanya yaitu Indonesia, seharusnya kita sebagai kaum muda atau penerus bangsa bisa menghormati jasa-jasa Pahlawan yang telah membela bangsa dan negara, tetapi masih banyak segelintir kaum muda yang telah melupakan hari bersejarahnya bagi bangsa Indonesia ini, bangsa ini tentunya tidak akan berdiri dengan sendiri tetapi membutuhkan perjuangan yang pahit untuk menempuh suatu jalan gelap gulita tanpa adanya sinar yang menerangi jalan. Disinilah Pahlawan kita menjadi lampu penerang bangsa sehingga terlihat jelas jalan setapak untuk menuju titik terang yang dinantikan.

Indonesia adalah negara kesatuan yang terbagi dari berbagai macam Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan dan bersatu dengan sebutan dalam Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) itulah Indonesia, seperti yang kita tau dengan kabar kemarin dengan menunjukkan Isu SARA sehingga dapat memecah belah bangsa, mungkin mereka tidak merasakan susahnya mengucapkan merdeka pada waktu itu, kaku nya badan serasa dibekukan dengan es balok yang menutupi seluruh tubuh ketika kita ingin bergerak melawan, mereka tidak merasakan tangisan rakyat miskin yang menjerit dengan penderitaan penjajahan, apakah mereka pernah memikirkan kesana?, mereka berjuang dengan bersatu tanpa melihat suku ataupun agama, tetapi mereka berjuang bersama dengan melihat saudara-saudara ataupun bangsanya yang ditindas dengan negara lain, suara menggelegar dengan lantang seakan mengucapkan kata MERDEKA!!!.

Disinilah seharusnya mereka bisa bercermin bahwa Indonesia bebas dari penjajah bukan karena Islam, Kristen, Hindu, Budha atau lain lain, tetapi Indonesia bebas dari penjajah karna mereka bersatu dan mengukuhkan tameng Nasionalisme sehingga bangsa ini menjadi NKRI.

Pahlawan kita adalah Hindu-Budha begitulah seruan Front Aksi Mahasiswa IAIN “SMH” Banten dan Cilegon dalam aksi siang tadi tepatnya 10 November 2016 pukul 10.30 Wib  memperingati Hari Pahlawan, Issue SARA bisa memecah belah bangsa, Ideologi kita adalah Pancasila, dalam sila ketiga terdapat kata “Persatuan Indonesia” dalam kata Persatuan Indonesia itulah bangsa Indonesia walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu, tidak ada perbedaan diantara kita, tidak ada kebencian diantara kita jikalau memang itu jalan kebenaran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Indonesia kini sudah menginjak 71 tahun dengan kata “MERDEKA” tetapi yang kita rasakan bahwasannya kata tersebut belum terasakan oleh masyarakat banyak khususnya kaum menengah kebawah, mungkin kata “Merdeka” hanyalah perkataan saja belum sepenuhnya bebas dari segala bentuk penindasan dan ketidakadilan, kita semua bisa melihat tanah penduduk pribumi masih banyak yang dirampas, dan Indonesia pada tahun 2020 akan menghadapi pasar bebas dalam intinya negara luar akan lebih menindas kaum pribumi dengan gaya kapitalis mereka.

Kebebasan ini mungkin akan menambah tingkat pengangguran, ahli-ahli teknisi bukan berasal dari dalam tetapi dari luar Indonesia, kaum tani semakin banyak yang tertindas karna tanah mereka telah tergusur dan digantikan dengan bangunan tinggi dan menyebabkan polusi, kerindangan pohon akan hilang, kesegaran udara akan berganti dengan tebalnya asap hitam yang menusuk jantung dan hati, mungkin mereka kaum pribumi akan bertanya, apakah kemerdekaan Indonesia ini hanya kata tetapi dibalik kata tersebut masih dalam sebuah penjajah dengan menindas rakyat? Bagaimana dengan cucu kita nanti? Mereka akan menikmati kerusakan dan ampas hasil penindasan kita diwaktu sekarang.

Seharusnya kita lebih melihat lagi suara hati kecil rakyat miskin yang merintih dipojokan sana dengan hanya bisa menggit jari dan tak bisa berbuat apa-apa. Disinilah makna dari Hari Pahlawan yang seharusnya menghilangkan segala bentuk penjajahan terhadap bangsa Indonesia, dan tetap bersatu walaupun kita semua berbeda, hilangkan segala bentuk ego diri yang nafsu akan kegilaannya untuk menegakkan suatu agama, Indonesia bukan hanya untuk islam ataupun agama yang lain. Tetapi untuk bersama dan bersatu dalam menegakkan keadilan dan tetap dalam ideologi pancasila.

You might also like
Comments
Loading...