Aspirasi Mahasiswa

Anarkis Negatif?

Mendengar kata “Anarkis” atau “Anarkisme” tidak lagi asing ditelinga kita, mungkin banyak yang salah kaprah tentang kata anarkis ada yang bilang itu tidak bagus, karena orang anarkis adalah orang yang menimbulkan sifat sifat negatif. Mungkin lebih dijelaskan lagi orang yang bersifat anarkis bukanlah orang tidak baik, tetapi melainkan mempunyai sifat perlawanan dan tidak ingin diperintahkan dengan siapapun, karena anarkis secara harfiah diartikan sebagai “Tanpa Pemerintahan”.

Anarkisme berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu archos/archien yang berarti “pemerintah atau pihak yang menerapkan control atau otoritas” Karena kata tersebut di imbuhan kata ‘a’ yang berarti tidak, tanpa atau nihil, kemudian kedua kata tersebut menghasilkan kata anarchy dalam bahasa inggris dan diserap menjadi anarki atau anarkhi dalam bahasa Indonesia

Anarkisme menghendaki masyarakat dan dibangun atas dasar asosiasi bebas, tidak adanya paksaan, tekanan dari manapun karena anarkis tidak ingin diperintahkan atau kebebasan berpikir dan bertindak bagi setiap individu di dalamnya,  anarkis berusaha mempertahankan bahwa anarki, tidak ada aturan aturan, format ini dapat diterapkan dalam kebebasan individu dan kebersamaan sosial. Anarkis melihat kebebasan dan kebersamaan adalah hasil dari akhir tujuan sebagai suatu kerjasama dan saling membangun antara satu dan yang lainnya, ada sebuah tulisan Bakunin yang terkenal : “kebebasan tanpa sosialisme adalah ketidakadilan, dan sosialisme tanpa kebebasan adalah perbudakan dan kebrutalan”. Ataupun tulisan pemikir anarkis Alexander Berkman dalam bukunya What is Communist Anarchist : “Anarkisme bukan bom, ketidakteraturan atau kekacauan. Bukan perampokan dan bukan pembunuhan. Bukan pula sebuah perang diantara sedikit melawan semua. Bukan berarti kembali ke kehidupan barbarisme atau kondisi yang liar dari manusia. Anarkisme adalah kebalikan dari itu semua. Anarkisme berarti bahwa anda harus bebas. Bahwa tidak ada seorangpun boleh memperbudak anda, menjadi majikan anda, merampok anda, ataupun memaksa anda. Itu berarti bahwa anda harus bebas untuk melakukan apa yang anda mau, memiliki kesempatan untuk memilih jenis kehidupan yang anda mau serta hidup di dalamnya tanpa ada yang mengganggu, memiliki persamaan hak, serta hidup dalam perdamaian dan harmoni seperti saudara. Berarti tidak boleh ada perang, kekerasan, monopoli, kemiskinan, penindasan serta menikmati kesempatan hidup bersama sama dalam kesetaraan.”

Dari banyaknya paham yang mengatakan bahwa anarkis adalah sebuah kekerasan yang sering dibicarakan banyaknya media di Indonesia bahwa anarkis adalah sebuah aksi kekerasan, tetapi kekerasan adalah suatu pola yang alamiah ada dalam diri manusia dan bisa dilakukan sama siapa saja.

Belajarlah dari anarkis karena dia akan membawamu kejalan dengan konsep kebebasan, tidak ada aturan ataupun berdiri dibawah tirani, bahwasannya anda mempunyai fikiran dan bisa memilih mana yang baik dan buruk dan tidak terkekang oleh siapapun ataupun diaturi oleh siapapun. Tulisan dari dalam buku pemikir islam Hasan Hanafi yang berjudul ISLAMOLOGI 1 Dari Teologi Statis Ke Anarkis isi didalamnya mengatakan “Anarkisme menjadi harapan progresifisme? Ya, tanpa bermaksud menafikan “bayangan”. Negatif yang terlanjur melekat dalam pikiran bawah sadar kita tentang anarkisme, karena dalam anarkisme terkandung semangat revolusi pembebasan. Secara historis, anarkisme tidaklah tunggal. Sebaliknya anarkisme pernah menjadi pendorong perubahan sosial menuju masyarakat egaliter dan demokratis, terbebas dari belenggu otoritarianisme. Tidak banyak orang yang berfikir bahwa gerakan antiglobalisasi yang semarak akhir akhir ini, juga merupakan wajah dari anarkisme. Dengan demikian jelas, disamping “citra baku” anarkisme yang negatif, jauh lebih esensial didalamnya terkandung energi pembebasan yang luar biasa”

Anarkisme mengajarkan bahwa kita semua sama tidak ada yang membeda bedakan orang ataupun memberikan tekanan pada golongan minoritas, solidaritas adalah kekuatan terbesar kita karena pada dasarnya manusia tidak bisa hidup dengan  sendiri dan manusia membutuhkan orang lain demi tercapainya keinginan. Jadilah anarkis tetapi bukan untuk merusak dan menindas jadilah anarkis terus melawan penindasan, ketidakadilan dan memiliki kebebasan berfikir maupun bertindak.

You might also like
Comments
Loading...