Aspirasi Mahasiswa

Peran Islam Dalam Politik di Negara Pancasila

Oleh : Ramadhan Igandi

Politik merupakan keberlangsungan kehidupan masyarakat dalam negara demi terciptanya keadilan sosial dan kedamaian bersama. Untuk mencapai hal tersebut, maka diciptakan teori-teori dalam kenegaraan. Beberapa konsep negara hukum seperti Civil Law, Kommon Law, Sosial, Nomokrasi dan Pancasila merupakan teori yang ciptakan para pakar untuk bisa menjalankan negara sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang ada didalamnya. Tidak hanya itu saja, Bentuk Negara, Bentuk pemerintahan, dan sistem pemerintahan juga sesuatu elemen penting dalam untuk dipikirkan dalam negara. Karena kesesuai dengen kebutuhan masyarakat, terutama sejarah setiap negara berbeda perlu ketepatan dalam memilih yang sesuai dan tidak merugikan.

Indonesia dengan Mayoritas Muslim sangat baik apabila cara berpolitik berlandaskan dari teori-teori pemikir muslim yang ada diberbagai negara. Walaupun berbeda negara dan berbeda sejarah, akan tetapi agama Islam dan hukum Islam tidak hanya berlaku di daerah timur tengah. Maka tidak salahnya apabila warga negara Indonesia berpolitik sesuai dengan teori pemikir muslim. Walaupun begitu, tidak juga keseluruhan politik di negara ini menggunakan teori Islam. Kita tidak bisa pungkiri bahwa konsep negara Pancasila adalah perpaduan dari konsep negara hukum yang lain. Maka tidak bisa dipaksakan untuk negara Indonesia keseluruhan menjalankan syari’at Islam.

Prilaku warga negara saling menghormati dan toleransi, serta memberikan kebebasan beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Bahkan, tidak dilarang apabila kita meleburkan teori politik Muslim dengan teori politik tokoh Agama lain. Dari sinilah bisa terciptanya kehidupan toleransi antar keyakinan. Tidak ada keyakinan yang menjadi penguasa dan dikuasai, agar bisa menghindari perpecahan dan kehancuran dalam negara.

You might also like
Comments
Loading...