Aspirasi Mahasiswa

Tuliskan Kisahmu, Aku “Buku Harian” Akan Menjaga Kenanganmu.

Pernah mendengar lagu yang dinyanikan oleh Imelda “Buku Harianku?. “Kenangan kasih bersamamu, tak mungkin terlupakan, tertulis dengan tinta biru, di dalam buku harian. Tiap lembar di buku itu, tersimpan kenangan cinta, mula pertama berjumpa, hingga kita berpisah. Itulah sekilas lirik lagu tersebut, di dalamnya mengisahkan tentang kenangan cinta seseorang bersama pasangannya dari pertemuan pertama sampai akhirnya kandas, yang dia tulis dalam sebuah buku yang disebut Buku Harian.

Buku Harian atau yang dalam bahasa Inggris kita kenal degan istilah Diary, yang ditulis tangan dalam secarik kertas sudah ada bahkan jauh lebih tua dibanding dengan computer atau notebook. Karena ada banyak media untuk membuat buku harian, seperti ditulis dikertas atau buku, diketik dengan computer atau notebook baik melalui Microsoft office, notepad dan lainnya, atau bagi pengguna internet bisa melalui blog atau website.

Dalam sejarah, buku harian yang disimpan di Magdalene Collage, Cambridge, diterbitkan pertama kali pada tahun 1825, adalah Samuel Pepys (1633-1703) seorang administrator angkatan laut Inggris yang pertama kali menulis buku harian.

Secara umum, buku harian adalah catatan kejadian-kejadian baik kisah sedih, kecewa, susah, senang dan masalah lainnya, yang sehari-hari dialami seseorang dan kemudian ia luapkan perasaannya pada sebuah buku atau computer atau notebook. Menurut Alice D. Domar, menulis buku harian adalah sebuah langkah untuk mengungkapkan emosi dan perasaan kita dan membantu kita untuk merawat pikiran kita.

Ingatan kita akan perlahan-lahan menghilang seiring berjalannya waktu, apalagi yang daya ingatnya kurang. Namun dengan menulis buku harian kita akan lebih lama menjaga ingatan, karena semua ingatan telah tertuang dalam sebuah media buku harian yang hanya akan hilang jika media buku harian tersebut rusak atau hilang.

Ada banyak manfaat dalam menulis buku harian, salah satunya buku harian menjaga ingatan kita mengenai kegiatan sehari-hari yang kita rangkum atau dokumentasi peristiwa dan kegiatan lainnya yang telah terjadi, selain itu buku harian adalah media untuk mencurahkan isi hati dan perasaan seseorang, keluh kesahnya dan mengekspresikan fikiran kedalam tulisan, dalam buku harianpun seseorang dapat berkreasi dan masih banyak lagi.

Penulisan di buku harian adalah sebagaimana kreasi si penulis dengan gaya apapun, karena buku harian adalah coretan sehari-hari. Meskipun begitu, dilihat dari menfaat buku harian itu sendiri adalah penting karena dapat menjaga ingatan dalam tulisan dengan buku harian.

Satu lagi, melalui kebiasaan menulis, akan menghasilkan daya fikir yang kreatif pula, seperti kita akan mampu berimajinasi, merangkai kata yang indah, bahkan kita bisa menjadi penulis sungguhan dari kebiasaan itu, kita dapat membuat novel yang inspirasinya datang dari kehidupan sehari-hari kita yang kita rangkum dalam buku harian tersebut.

Comments
Loading...