Puisi

SURIAH (PUISI)

Ribuan mayat dalam jilatan lalat
Tersirat dalam hikayat yang tak pernah tamat
Damai adalah perisai dibalik konspirasi
Mengetuk nurani didalam diri jasad suci
Ilalang meminta tumbuh ditengah lautan
Padahal itu tak mungkin
Terseret kehendak tergusur ombak
Ia memaksa karena tersiksa
Dirundung gegana yang tak henti-hentinya
Kerikil adalah amunisi
Yang terpancing arogansi dan emosi
Apakah ini kutukan
Atas kesalahan ribuan tahun silam
Awan kami kelam
Setiap hari adalah malam.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close