Aspirasi Mahasiswa

Cara Merawat Baterai Agar Tetap Awet

Mungkin setiap pengguna android sering mengeluhkan “kenapa batrai smartpnohe saya ko cepet low bat“ atau saya baru ganti batrai ko cepet boros sih batrenya. Semua itu pasti ada sebabnya, mungkin anda melakukan kesalahan pada saat mengcharger smartphone atau bisa jadi karna sebab yan lainya.

Berikut ini beberapa tips dan trik untuk merawat baterai smartphone Anda yang berbasis li-polimer atau li-ion:

MATIKAN SMARTPHONE ANDA

Selagi mengecas, cara terbaik untuk menjaga baterai Anda adalah mematikannya, sehingga charger Anda tahu waktu yang tepat untuk benar-benar memutus aliran listriknya. Hal ini juga akan membuat smartphone Anda dapat di-cas lebih cepat.

 

JANGAN PERCAYA MITOS ‘MEMORY EFFECT’

kalibrasi baterai atau penyesuaian baterai yang mengatakan bahwa baterai harus digunakan sampai habis dan dicas sampai penuh.

Pada kenyataannya, cara terbaik menjaga baterai lithium-ion atau lithium-polimer Anda, adalah menjaganya di sekitar 50% dan me-casnya kembali. Tapi Anda juga tidak menginginkan baterai Anda selalu dicas, karena baterai li-ion dan li-polimer dapat kepanasan. Untungnya, charger Anda juga sudah canggih dan tidak akan me-cas lagi jika sudah penuh, tapi cara menjaga baterai Anda lainnya lagi adalah jangan membuatnya kena cas sampai penuh 100%. Cabut charger sebelum baterai Anda benar-benar penuh. Ya, intinya jaga baterai Anda sekitar 40-80%.

GUNAKAN CHARGER YANG TEPAT

Charger yang datang bersama smartphone Anda saat Anda membelinya, tidak hanya berfungsi untuk me-cas baterai Anda saja. Ia juga berguna auntuk mencegah baterai Anda dicas melebihi kapasitas, inilah yag mencegah baterai Anda dari meledak walaupun Anda meninggalkannya dicas penuh terus (itu ide yang buruk).

Pada saat baterai Anda mulai menyentuh angka 80%, charger Anda ini akan mulai me-cas baterai Anda secara perlahan-lahan daripada sebelumnya. Jadi gunakanlah charger yang tepat, sebaiknya charger asli bawaan smartphone Anda.

Hindari juga me-cas dengan menggunakan wireless (wireless charging). Selain waktu yang dibutuhkan lebih lama, hanya 80% kapasitas baterai yang Anda dapatkan. 20% sisanya akan menjadi panas, dan baterai Anda akan sangat panas (jika itu terjadi, matikan dan dinginkan baterai Anda).

 

USAHAKAN BATERAI ANDA TETAP DINGIN

Salah satu musuh utama baterai li-ion dan li-polimer yang memang digunakan di smartphone-smartphone sekarang ini adalah panas. Jika baterai smartphone Anda terlalu panas, maka kemungkinan kualitas atau kapasitas menurun akan lebih tinggi.

Dikatakan pada temperatur biasa, setiap tahunnya baterai lithium-ion akan kehilangan sekitar 6% kapasitas maksimumnya. Tapi jika panas berada di sektitar 77oF atau 25oC  maka angka itu akan menaik jadi 20%, dan jika 104oF atau 40oC maka akan meningkat lagi jadi 35%. Oleh karena itu hindari baterai Anda dari keadaan panas.

JANGAN PERNAH MENYENTUH NOL

Seperti yang telah dibahas berkali-kali di atas, jangan pernah membiarkan baterai Anda habis secara penuh. Itu akan memperburuk kualitas baterai, untuk jelasnya dapat dibaca di atas.

Jika Anda ingin meninggalkan smartphone, tablet atau laptop Anda dalam jangka waktu yang lama, baterai di teknologi ini tetap akan berkurang seiring waktu walaupun tidak digunakan. Oleh karena itu sebaiknya, sisakan sekitar 40% jika Anda memang ingin meninggalkannya. Dikatakan bahwa setiap bulan jika tidak digunakan dan dalam keadaan mati maka baterai akan kehilangan 5-10% kapasitasnya walaupun tidak digunakan.

SANTAI SAJA DAN GUNAKAN SESUKA HATI

Memikirkan cara-cara untuk merawat baterai Anda memang baik, tapi untuk melakukan hal itu terkadang sangatlah malas. Oleh karena itu, kecuali Anda memang berniat merusak baterai Anda, baterai Anda tidak akan memburuk semudah itu. Umumnya baterai Anda akan bertahan sekitar 3-5 tahun. Jadi tidak perlu terlalu bingung, dan jika memang sudah saatnya baterai Anda diganti, ganti saja baterai tersebut. Yang perlu diingat hanyalah hindari baterai tersebut menyentuh angka nol, itu merupakan cara terburuk dalam menurunkan kualitas baterai.

Itu dia tadi cara merawat baterai agar tahan lama, Semoga bermanfaat.

You might also like
Comments
Loading...