Aspirasi Mahasiswa

Efek Membaca Buku Sambil Tiduran

Membaca mungkin akan menambah ilmu untuk diri Anda, dan juga mempunyai pengetahuan yang bagus sebab Buku Adalah Jendela Dunia.

Tetapi apa jadinya jika kita membaca dengan posisi tiduran? tentu itu sangat membahayakan mata kita, karena sebab kita berada dibawah cahaya dan akan membuat mata kita minus atau slinder. Ada baiknya jika membaca mengikuti cara dibawah ini :

  • Posisi saat membaca : Sebaiknya duduklah pada saat ketika membaca. bahan bacaan harus berada 60 derajat dari posisi horizontal dan posisi mata pada saat membaca mata melihat lurus kebawah (bukan lurus kedepa ) dengan jarak yang ideal 15-25 cm, namun jarak ini bukanlah patokan buat kita, carilah jarak yang menurut anda yang enak dan tidak menyebabkan kelelahan pada mata anda namun jaraknya tidak kurang dari jarak ideal.
  • Lama membaca : Sebaiknya Anda tidak membaca selama 1 jam secara terus menerus. Selingi dengan istirahat berupa mengarahkan pandangan ke arah yang jauh, atau memejamkan mata sehingga otot mata rileks. Saat beristirahat setelah membaca, disarankan mengalihkan penglihatan ke objek alami yang hijau atau biru seperti tanaman atau langit. Ini akan mengembalikan fungsi warna pada mata menjadi normal kembali setelah menatap bacaan.
  • Pencahayaan : Ketika saat Anda membaca sebaiknya dilakukan di tempat yang terang dan gunakan lampu dengan cahaya yang berwarna putih.
  • Objek Bacaan : Alangkah baiknya jika Anda memilih bahan bacaan yang memiliki ukuran huruf yang nyaman di mata, tidak terlalu kecil dan terlalu rapat. Ini terutama penting untuk bacaan anak-anak.

Itu sedikit Tips dan bisa menjadi masukan untuk Anda yang hobi membaca.
jangan lupa di share…

You might also like
Comments
Loading...