Aspirasi Mahasiswa

Harlah ke 57 Tahun, PMII Untirta : Bendung Paham Radikal

20 April 2017, pukul 19.30 Wib selepas pengajian rutinan malam jum’at, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Untirta menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw dan Harlah PMII yang ke-57 tahun. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniyah, Ukhuwah Basyariah dan Memanamkan Akhlakul Karimah” di Masjid Syekh Nawawi Albantani (SNAB) Untirta.

Dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang merupakan kader/anggota PMII Untirta dan Para Tamu Undangan yang turut meramaikan keberlangsungan acara Isra Mi’raj dan Harlah PMII ke-57 ini. Dengan khidmat ratusan anggota/kader yang tergabung menjadi bagian Warga Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Untirta, mengumandangkan sholawat kepada kanjeng nabi Muhammad Saw. Tidak hanya bersholawat mereka antusias dan dengan penuh kegembiraan ketika memasuki acara inti yaitu tausyiah yang dibawakan oleh Ust. Aryani (Penceramah). Dalam ceramahnya Ust. Aryani menyinggung persoalan bid’ah dengan guyonan khasnya yang lucu yang membuat peserta terbahak tertawa-tawa sampai larut.

Khalifatulloh, sebagai Ketua Pelaksana “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk konsistensi PMII dalam mencegah paham ekstremis kanan-kiri, yang mengancam keutuhan NKRI dan kebhinekaan serta dalam memperkuat ideologi.” Ucapnya.

Ketua Komisariat terpilih, Eko Suratman memberikan komentarnya “Saya meng-Apresiasi sahabat-sahabati yang antusias memeriahkan acara ini. Ini berarti sahabat-sahabati peduli dalam mewujudkan ukhuwah islamiyah, wathoniyah, basyariah, dan menanamkan akhlakul karimah dalam meng-aplikasikan nilai-nilai keislaman. Begitu ujarnya.

Tak mau kalah dengan rekan kepengurusannya, Nukman Paluti sebagai W. Ketua II Bidang Eksternal berkomentar ” Inilah kami wahai Indonesia, acara ini bukan semata-mata eksistensialisme. Acara ini merupakan bentuk gerakan PMII dalam memperkokoh ideologi Ahllus Sunnah Wal-jamaah dan wacana gerakan ideologisasi untuk membendung arus radikalisme yang mengancam kebhinekaan dan NKRI. Ini adalah salah satu kontribusi besar PMII untuk NKRI. Semoga dengan bertambahnya umur PMII yang ke-57 saya berharap PMII sebagai kontrol sosial tidak semerta-merta terbuai dan terkikis idealismenya. PMII harus tetap konsisten dalam melakukan input Politik dan mengawal kebijakan pemerintah, ya intinya sih “PANJANG UMUR PERGERAKAN”. Begitu ujarnya.

Acara ini ditutup hingga larut malam pada pukul 23.00. Dengan ditutup oleh doa dan sesi selanjutnya poto bersama antar angkatan PMII Untirta.

You might also like
Comments
Loading...